Senyum penuh paksaan lukai batinMerusak setiap pikiran
Diderai caci dan terhina bagai babi hutan
Diburu anjing,yg berlomba melumpuhkan
Dan membunuhku dengan brutal.
Pasangkan sebuah umpan penuh jebakkan,
(yang) Tersembunyi rapih ranjau di balik tanah
Malaikat palsu yg ku puji bagaikan lintah
Menghisap darah dibalik punggung
Bagai belatung menggerogoti kedalam daging
Memakan habis secara perlahan.
Habiskan semua sisa hidup tanpa ada arti
Terbuang bagai sampah yg tersangkut
Diantara semak belukar penuh duri
Aku terperangkap dalam jebakkan bernamakan PEDULI
Dirangkul indah iblis berjubah malaikat yg meracuniku
Yang memaksa membunuhku secara lembut penuh derit
Tidak ada komentar:
Posting Komentar